Tips Memilih Kaos Kaki untuk Bayi Laki-laki Agar Tetap Nyaman

Rate this post

Pemakaian kaos kaki untuk bayi kerap menjadi pro kontra bagi para orang tua, sebenarnya boleh atau tidak dipakaikan? Di sini, admin hendak membahas pemakaian kaos kaki yang tepat untuk bayi dan cara memilih produk terbaik. Anda dapat mengukur telapak kaki bayi terlebih dahulu sebelum membeli produknya.

Cara Memilih Kaos Kaki untuk Bayi Laki-laki

Terdapat sejumlah hal yang harus Anda perhatikan sebelum memilih kaos kaki yang hendak Anda kenakan pada bayi laki-laki Anda. Cek di bawah ini guna mendapatkan ulasan yang lebih lengkap!

Pastikan Kaos Kakinya Sesuai Ukuran Telapak Kaki Bayi

Sebelum Anda membeli produknya di tempat cari kaos kaki bayi laki-laki, silahkan memeriksa ukuran kaki bayi Ada lebih dulu. Sebagai gambaran, berikut merupakan ukuran kaki bayi menurut umurnya.

·      Ukuran kaki bayi berumur 0-3 bulan kira-kira 7 hingga 8 cm

·      Untuk ukuran kaki bayi berumur 3-6 bulan kira-kira  hingga 10 cm

·      Ukuran kaki bayi berumur 6-12 bulan kira-kira 11 hingga 13 cm

·      Untuk ukuran kaki bayi berumur 1 tahun kira-kira 12 hingga 13 cm

Ukuran tersebut merupakan ukuran rata-rata kaki bayi umumnya. Tetapi, ukuran di atas tidak dapat Anda jadikan patokan, lantaran tumbuh kembang kaki bayi tidaklah sama. Selain itu, kadang beda produk, ukuran kaos kakinya ppun berbeda.

Apabila Anda hendak mengukur kaki bayi laki-laki Anda, silahkan mengukur panjang kakinya mulai dari tumit sampai ujung jari kaki.

Perhatikan Bahan Kaos Kaki

Lantaran kulit bayi masih sensitif, maka berhati-hatilah ketika memilih kaos kaki. Anda harus memastikan dengan benar bahan kaos kaki untuk bayi laki-laki tersebut halus, lembut, serta mampu menyerap keringat supaya tidak menyebabkan iritasi.

Pastikan Bahannya Lembut di Kaki Bayi

Seperti halnya dengan pakaian, kaos kaki pun bakal menyentuh kulit bayi secara langsung. Untuk itu, periksalah keamanan bahan baku serta kualitas jahitan dari produk yang Anda pilih. Sekarang ini, banyak kaos kaki yang terbuat dari bahan organic cotton tanpa memakai bahan kimia. Tentunya, pemakaian bahan organik ini menyebabkan kaos kaki lebih nyaman dan lembut dipakai bayi.

Untuk pertimbangan, Anda dapat mencari kaos kaki dengan bahan katun biasa. Katun 100% pastinya lebih baik dan nyaman ketimbang katun campuran. Walaupun harga katun campuran mungkin saja lebih murah, demi kenyamanan bayi hendaknya pertimbangkan kembali.

Sesuaikan Bahan dengan Kondisi Cuaca

Pilih ketebalan dan panjang kaos kaki untuk bayi laki-laki sesuai kondisi keadaan atau cuaca. Jika Anda bepergian ketika cuaca panas, kaos kaki dengan daya serap keringat tinggi sangat dianjurkan, seperti katun. Bahan katun yang tipis dan ukurannya pendek cocok untuk kondisi ini.

Sementara, apabila Anda melakukan kegiatan di ruangan bersuhu dingin, silahkan memilih kaos kaki berbahan menghangatkan. Kaos kaki dari rajutan wol bisa menghangatkan kaki bayi. Rajutan wol memiliki sirkulasi baik supaya kaki tidak terasa gerah. Selain itu bahan babyterry atau yang sejenis handuk juga cukup menghangatkan, namun tetap menyerap keringat dengan optimal.

Pilih Model Sesuai Usia Bayi

Terdapat sejumlah model kaos kaki untuk bayi laki-laki yang umum terjual di pasaran. Pilih ,ode paling sesuai dan Anda inginkan untuk si bayi. Untuk bayi new born sebaiknya belikan kaos kaki model karet yang bisa dijual sepasang bersama sarung tangan. Pasalnya, kaos kaki model ini paling aman digunakan, tidak ketat, dan halus bahannya.

Untuk bayi berusia 6-12 bulan, Anda bisa menyesuaikan dengan gaya masing-masing anak. Pada bayi laki-laki Anda dapat memilih motif ;lucu seperti robot, mobil, hewan, atau dinosaurus. Sementara jika bayi mulai belajar berjalan, hendaknya membeli kaos kaki yang punya fitur anti slip pada bagian telapaknya. Bahan anti slip atau silikon bakal cukup berguna guna mencegah bayi terjatuh ketika berjalan.

Cari Kaos Kaki yang Tak Gampang Terlepas

Anda mungkin kerap menemukan kaos kaki bayi laki-laki yang pangkalnya lebar, sehingga gampang terlepas dari kaki. Sebetulnya, hal tersebut terjadi lantaran kaos kaki dicuci dengan mesin cuci. Guna menghindari hal itu, cuci kaos kaki dengan cara direndam air hangat lalu kucek. Tetapi, selain cara mencuci yang tidak tepat, model kaos kaki yang salah pun dapat menjadikannya gampang terlepas.

Kaos kaki untuk bayi memang diproduksi dengan ukuran lebih besar supaya tak terlalu ketat ketika digunakan. Tetapi, juga tidak gampang lepas, lebih baik cari kaos kaki dengan karet pada bagian pergelangan kaki. Pastikan karet itu tak terlalu ketat, sehingga tidak menyakiti kaki bayi. Carilah karet elastis, namun punya grip kuat agar kaos kaki tidak mudah turun atau terlepas.

Comments