Tips Dari Arsitek Cara Membersihkan Dapur yang Kotor

Tips Dari Arsitek Cara Membersihkan Dapur yang KotorKeberadaan dapur dalam sebuah rumah, baik itu rumah minimalis maupun rumah model apapun sangatlah penting sekali. Malah sebagian besar arsitek mengatakan bahwa ruang yang satu ini adalah ruang yang paling aktif dan paling sering sering digunakan dalam keseharian penghuninya. Namun apa gunanya punya dapur mahal dan cantik dengan model dapur minimalis, namun dapur tadi jorok dan terkesan tidak terawat. Kesan cantik nan serba kinclong tadi akan ternoda dan luntur akibat pemilik rumahnya tidak bisa merawatnya dengan baik.  Oleh sebab itu, salah seorang arsitek yang berhasil penulis wawancarai dari sebuah konsultan Arsitektur di Jakarta yakni Konsultan Arsitek Online, siap memberikan tips jitu cara membersihkan daput yang kotor tersebut. Kenapa ini penting menurut arsitek? karena kondisi ruang dapur yang selalu dinamis dan cendrung cepat kotor tersebut, bila tidak diantisipasi, bisa-bisa penyakit bisa datang dan menjadi sumber dari penyakit.

Menurut arsitek lagi, bukan hanya kamar mandi yang harus selalu dibersihkan karena rawan akan penyakit, akan tetapi dapur juga hal yan penting untuk diperhatikan, sebab jika dapur kotor, selain apa yang telah disebukan diatas, maka bisa dipastikan bahwa makanan yang akan dihidangkan akan ikut tercemar. Kenapa makanan dan minuman yang kita konsumsi bisa tercemar di dapur ini? karena sering kebiasaan dimana kita suka sembarangan dalam meletakkan gelas, mangkok, sendok dan alat perkakas lainnya.

Tips Dari Arsitek Cara Membersihkan Dapur yang KotorUntuk mengantisipasi itu semua, berikut tips dari arsitek cara mudah dan cepat dalam membersihkan dapur yang kotor, selamat mengikuti:

  1. 1. Gunakan Baking Soda

Langkah pertama yang disarankan arsitek adalah dengan menggunakan baking soda. Sebaiknya Anda ketahuilah dulu bahwa baking soda dapat kita gunakan untuk membersihkan perangkat dapur seperti kompor, wajan, oven, microwave dan sebagainya dengan cepat. Caranya cukup  mudah kok dan tentunya aman, yakni dengan cara menaburkannya ke tempat yang ingin dibersihkan, kemudian semprotkan dengan air hangat dan tunggu beberapa jam agar noda luntur. Setelah itu gosok dan bersihkan. Bila hasilnya ingin lebih maknyus, baking soda tadi bisa dicampur dengan jeruk nipis ataupun jeruk lemon.

  1. 2. Gunakan Larutan Cuka

Langkah kedua yang disarankan arsitek adalah dengan menggunakan larutan cuka. Keberadaan larutan satu ini hampir selalu ada di dapur kita. Cuka memang terkenal sangat ampuh dalam membasmi noda dan kotoran. Dan ini bisa dimanfaatkan untuk membasmi dan menghancurkan segala bentuk kotoran yang ada di dapur kita. Agar lebih aman, arsitek menyarankan untuk menggunakan sarung tangan karet ataupun plastik saat mengerjakannya.

Caranya, tempatkan cuka dalam 1 cangkir khusus. Lalu campurkan air panas secukupnya kedalamnya.  Oleskan larutan tadi dengan kuas pembersih ke bagian noda yang hendak dibersihkan. Setelah itu, biarkan 20 sampai 30 menit untuk kemudian dibilas dengan air bersih sambil terus digosok.

  1. 3. Koalisi Baking Soda dan Cuka

Langkah terakhir yang disarankan arsitek adalah dengan mengkombinasi antara baking soda dan cuka tadi. Membentuk koalisi itu memang sangat ampuh, bukan hanya dalam dunia perang militer saja, namun juga dalam perang di dapur 🙂 Koalisi satu ini merupakan koalisi untuk menghilangkan kotoran yang membandel yang menempel di sudut-sudut dapur kita.

Biasanya kotoran itu suka ada pada wastafel, sink, kompor dan perangkat dapur lainnya. Celakanya kotoran tersebut menempel sangat lengket dan sulit dibersihkan dengan cara biasa. Untuk mengatasinya, gunakan sistem koalisi tadi, yakni dengan mencampurkan pasta baking soda dengan cuka. Alhasil kotoran tadi akan segera angkat kaki dari dapur Anda.

Demikian tips cara mudah membersihkan dapur yang kotor.  Mudah-mudahan dapur minimalis Anda tetap kinclong dan tidak kotor lagi. Selamat mencoba…

Comments