Sony Ericsson W995, Walkman dengan Sentuhan Cybershot

Ada hape yang didesain secara minimalis untuk memikat orang dengan citra modern. Sebagian orang mengamini tawaran itu. Namun sebagian lain merasa lebih mantap dengan hape seperti Sony Ericsson W995 ini.

Sebelum dibuka slidingnya saja, bodi sudah langsung berasa ramai dengan segala macam tombol menu, colokan, sombol, dan aksen. Macam anak-anak punk yang penuh pernik di sekujur tubuhnya saja. Namun ini sah saja. Kehadiran semua pernik itu justru membuat semacam jaminan bahwa banyak yang bisa dieksplorasi dalam hape ini.

Di sisi samping kanan, terdapat tombol-tombol musik yang bertugas memerkuat citra bahwa hape ini adalah seri W (Walkman) dari Sony Ericsson. Selain itu di deretan yang sama juga terdapat tombol rana kamera yang kapasitas resolusinya juga tak tanggung-tanggung: 8 megapixel.

Beruntung sisi samping kiri sepi tombol, digantikan oleh slot colokan charger atau kabel data dan slot memori M2 yang tertutup oleh casing baterai. Meski begitu, masih tersisa satu tombol pintas Walkman pada sisi ini, seakan ingin menunjukkan bahwa fitur musik sangat kaya dan tak ada habisnya.

Tombol-tombol setengah lingkaran dan ukuran dan layout tombol keypad membuat hape ini langsung ketahuan Sony Ericsson banget. Sentuhan baru dilakukan dengan memberi sebuah kickstand alias penyangga di bodi belakang, agar hape ini bisa menjelma sebagai peranti multimedia, terutama agar nyaman ketika digunakan untuk menonton film.

Musik
Predikat Walkman adalah jaminan mutu bagi hape musik. Meski begitu, tak semua seri Walkman bisa memenuhi harapan. Nah, W995 ini termasuk yang akan sangat memuaskan kebutuhan dengaran bagi pelanggan.

Untuk kelas speaker bawaan hape, maka W995 mengendong speaker terbaik. Ketika memainkan sumber musik yang baik, noise sangat minimal. Reproduksi audiojernih bin bening. Detail nada rendah dan (terutama yang) tinggi bisa tersaji dengan utuh, tidak pecah.

Meski speakernya kecil, namun efek stereo hadir dengan lugas, tidak malu-malu. Pintar-pintarlah memaksimalkan prioritas nada agar mendapatkan dengaran yang sesuai selera atau jenis musiknya dengan memanfaatkan equalizer dengan banyak pilihan genre musik.

Ke-walkman-an Sony Ericsson sempat dipertanyakan karena tidak juga mau mendukung kenyamanan bermusik dengan menyediakan colokan standar 3,5mm pada hape Walkman-nya. Namun seakan insyaf, Sony Ericsson menyediakan colokan tersebut pada W995. Nyaman!
Di luar pemutar musik, banyak fitur yang berkaitan dengan musik bisa dieksplorasi. Misalnya ada fitur SensMe. Fitur yang menyenangkan ini bisa menggolongkan musik berdasarkan mood kita. Lagu-lagu digolongkan berdasarkan empat kuadran tempo dan perasaan. Ingin lagu lambat dan ”yellow-mellow”, cepat tapi tetap ”yellow-mellow”, lambat tapi gembira, atau cepat sekaligus gembira? Tinggal pilih variasinya berdasarkan kuadran dan koordinatnya, yang disajikan dengan visualisasi yang menarik.

Ada pula MusicDJ, yang memungkinkan kita mengaransemen musik dengan mudah, tinggal masukkan unsur-unsur musik ke dalam kanal yang tersedia. Lantas ada fitur TrackID untuk mendapatkan potongan lagu-lagu lewat Internet. Kelengkapan bermusik juga diperkaya dengan kehadiran radio FM.

Kamera
Keberadaan kamera dengan resolusi tinggi, 8 megapixel, memberi ”tendangan” yang keren untuk W995 yang sudah ber-Walkman ini. Sentuhan Cybershot pada Walkman. Dengan begitu, penggunanya memiliki peranti dengan kemampuan-kemampuan yang maksimal dalam bidangnya, musik dan foto. Bikin ngiler nggak sih?

Untuk kamera sekualitas 8 megapixel, hasil fotonya tidak memalukan cenderung memuaskan untuk mengabadikan momen dan monumen indah. Namun untuk menjadikannya foto yang memenuhi standar artistik, butuh perlakuan khusus, baik sebelum memotret maupun setelahnya.

Perlakuan khusus sebelum memotret adalah pengondisian objek untuk kecukupan cahaya. Dengan cahaya yang cukup, tidak berlebih dan tidak kurang, baru foto bisa tampil tanpa noise.

Sedang perlakuan khusus agar foto tampil menawan setelah memotret bisa dilakukan di komputer atau langsung di W995 sendiri. Ada fitur PhotoFix untuk membaguskan foto. Ada fitur PhotoDJ yang selain bisa juga untuk menyunting foto agar lebih bagus juga bisa untuk memberi hiasan atau efek pada foto.

Tampilan berbagai kontrol pada layar bidik cukup membantu. Masih banyak fitur pengendali lainnya yang tersembunyi untuk dapat menghasilkan foto yang sesuai dengan idaman. Fitur-fitur yang menarik misalnya adalah: deteksi wajah, geotagging untuk foto, metering untuk exposure, stabilizer foto dan video, BestPic, autirotation, macro mode.

Rekaman video yang dihasilkan layak direkomendasikan, baik untuk disimpan dalam ponsel maupum dipindahkan ke komputer untuk diputar di sana. Ada fitur video stabilizer untuk mengurangi kekaburan akibat gerakan pada waktu merekam.

Antarmuka
Melihat sekilas antarmuka layarnya W995 didedikasikan untuk gaya hidup modern. Desain-desain menu dan ikonnya fresh dan artistik, ditingkah dengan animasi yang menjadikannya terkesan dinamis senantiasa. Home screen, alias layar utama, misalnya, seperti anak yang hiperaktif tak mau berhenti untuk menampilkan animasi dengan sentuhan artistik technomodern.

Animasi berikut permainan warna mencolok untuk menu yang sedang aktif di atas nuansa monokromatis menu-menu non-aktif lainnya, selain memberikan sentuhan seni, juga memudahkan penggunaan. Keindahan tampilan antarmuka ini berlanjut terutama pada menu multimedia, sehingga warna dan nuansa techno terasa sekali. Meskipun, pada beberapa folder menu, pada level kedalaman menu ketiga, Sony Ericsson kembali dengan menu tradisionalnya yang sudah banyak kita kenal.

Konektivitas
Selain kamera dan musikalitas, satu hal menonjol lain dari W995 adalah WiFi. Koneksi ini tersedia pada hape dan mudah dikoneksikan. Hanya sayang, keunggulan ini, dan sekaligus keunggulan konektivitas lainnya tidak cukup diwadahi secara memadai agar terasa lebih menonjol dan mudah, misalnya dengan membuat folder menu khusus untuk Connectivity. Pada W995, menu Connectivity ini sekadar dicemplungkan pada menu Setting.

Justru fitur GPS dan peta mendapat perlakuan khusus. Ya, ada GPS yang bekerja dengan sangat baik dan cepat dalam mengakuisisi satelit pada W995. Koordinat hasil pencariannya kemudian bisa dimanfaatkan dalam beberapa aplikasi yang dikemas pada menu Location Service: Google Maps, Navigation, dan Tracker. GPS juga diperkuat dengan Assisted GPS untuk memercepat pencarian koordinat.

Soal menu dan antarmuka, menurut Sinyal, juga kurang mendapat sentuhan ”baru” megikuti tren berkembangnya aplikasi-aplikasi yang berkaitan dengan jejaring sosial dan Internet pada umumnya. Boro-boro mendapatkan aplikasi chatting dan jejaring sosial alias Web 2.0, dalam antarmuka W995 hanya terdapat kelompok menu Internet yang hanya berisi browser bawaan Sony Ericsson.

Browser-nya sendiri tampil dengan memuaskan. Enteng namun powerful, mampu menyaingi browser sekelas Opera Mini, yang sedang berjaya di pasar browser global.

Pendapat Kami:
Musik dan narsistik sekarang ini banyak ditemukan dalam satu paket pada banyak orang. Jadi tak ada salahnya menawarkan dua kemewahan itu sekaligus pada hape seperti W995 ini. Meski musik dan kamera sama-sama tingkat tinggi, namun unsur musik dalam paduan ini masih tampil lebih berkualitas. Ya, namanya juga seri W.

Sumber : http://tekno.kompas.com/read/2010/02/08/17103860/Sony.Ericsson.W995..Sentuhan.Cybershot.pada.Walkman

Comments