Performa Samsung C3510 Genoa

Desain

Desain Samsung C3510 Genoa, memang mengingatkan akan tampilan hape Samsung S3653 Corby. Lewat wajah yang bulat lonjong, serta bentuk dan tata letak tombol. Semuanya sangat mirip. Tapi saat diamati lebih detail, terdapat sedikit perbedaan, yakni pada garis di bawah logo Samsung. Jika pada Corby, garis horizontal itu lurus membelah area layar dengan area tombol, sedangkan Genoa bergaris melengkung ke bawah. Perbedaan kecil lain terlihat pada letak speaker, serta bentuk dan warna tombol Back.

Saat mengamati badan hape, terdapat permainan garis pada sisi kanan—kiri. Genoa bergaris lebih dinamis, sedangkan Corby hanya sedikit bermain garis miring saja. Tapi yang paling mencolok adalah pemilihan warna. Hitam mengilap dipakai untuk melapisi casing berbahan plastik. Tidak lagi terdapat warna ceria yang cenderung girly. Jadi, kaum pria dapat lebih percaya diri saat memakainya tanpa perlu terkesan centil.

Pada bagian sisi, terdapat beberapa port dan tombol tambahan yang membantu kinerja hape. Ada tombol pintas kamera, tombol penguci, dan slot micro SD di sebelah kanan badan. Tombol pengatur volume dan port charger sekaligus handsfree terletak di sisi seberangnya. Pembeda sekaligus kelebihan dari Genoa adalah terdapatnya port jack audio 3,5 mm di sisi atas hape. Berkat port ini, Anda dapat menghubungkan hape dengan speaker lain.

Antarmuka

Tampilan antarmuka sebuah hape berlayar sentuh merupakan hal yang penting. Selain berfungsi untuk men-display aplikasi yang ada, layar juga digunakan sebagai tombol ketik. Untuk mendukung antarmuka, layar sentuh Genoa memiliki ukuran 2,8 inci dengan 256 ribu warna berkerapatan 240×320 piksel. Layar berwarna tajam dengan komposisi kontras yang nyaman di mata. Spesifikasi ini ternyata sama persis dengan yang dimiliki oleh Corby.

Hape ini memiliki 3 home screen yang dapat diganti dengan sapuan jari secara lembut pada permukaan layar. Kini, tampilan home screen semacam ini menjadi menu wajib pada hape berlayar sentuh keluaran Samsung dalam berbagai seri. Di sisi bawah layar terdapat 3 buah ikon, yakni ikon keypad virtual, phonebook, dan menu. Ketiganya hanya perlu ditap untuk mulai digunakan.

Kehadiran widget juga menjadi keharusan pada hape berlayar sentuh. Karena di dalam widget berisi berbagai ikon pintas ke beberapa aplikasi tanpa perlu membuka menu terlebih dahulu. Isinya dapat diatur sesuai kebutuhan pengguna. Pada Genoa, widget terletak di sebelah kiri homescreen. Saat dibuka, terlihat jajaran ikon yang berbaris memanjang ke bawah. Untuk mengunakan widget caranya sangat mudah. Tinggal tap dan geser ikon yang dimaksud ke arah homescreen.

Masuk ke bagian menu. Terdapat tiga tampilan layar menu yang dapat bergeser seperti home screen di depannya. Tiap bagian layar berisi ikon menuju ke berbagai aplikasi. Anda dapat memilih tema tampilan dengan gaya kartun atau berlatar belakang hitam. Caranya dengan masuk ke menu SettingAudio Player

Selain berdesain dan antarmuka serupa, ternyata Genoa juga memiliki kualitas audio yang sama dengan kembarannya, Corby. Suara yang keluar lewat speaker juga terdengar jernih dan bulat (surround), bahkan saat volume dipasang maksimal. Komposisi bass dan treble terasa pas ditelinga, apalagi jika equalizer diatur berdasar genre musik yang diputar. Kualitas yang lebih baik bisa didengar lewat earphone yang terpasang pada port. Suara yang baik ternyata disebabkan oleh kehadiran teknologi DNSe (Digital Natural Sound Engine) pada sistem audio player-nya.

Tidak berbeda dengan kualitas radio FM yang dimiliki. Suara yang keluar juga enak didengar. Hanya ada sedikit gangguan bunyi “kresek-kresek” saat hape dibawa berpindah tempat, namun itu tidak cukup menggangu. Pasang dahulu earphone bawaan untuk mulai menggunakan aplikasi ini, karena tidak tersedia antena internal pada hape. Saat mencari frekuensi, dapat digunakan sistem otomatis yang dapat menangkap cukup banyak stasiun radio.

Kamera

Kamera yang terdapat pada Genoa hanya berlensa 1,3 MP. Rasanya sudah sedikit terbayang bagaimana kualitas gambar yang diperoleh jika hape digunakan untuk memotret. Bagaimana mungkin mendapatkan hasil yang baik jika kualitas kamera minim. Namun, itu tidak terjadi pada Genoa. Pada layar hape, tersaji hasil foto dengan warna tajam. Hal ini ternyata juga berlaku saat foto dipindahkan ke PC. Kualitas yang sama tersaji pada layar computer. Gambar berwarna tajam dan tidak pecah.

Untuk memperoleh hasil yang baik saat memotret, Genoa dilengkapi dengan pengaturan kamera. Terdapat banyak pilihan pengaturan, baik dari sisi resolusi, cahaya, efek gambar, hingga kualitas gambar. Walau tidak dilengkapi dengan lampu flash, pengambilan gambar saat minim cahaya tetap dapat dilakukan dengan menggunakan moda malam.

Aplikasi dan Intenet

Lagi-lagi, mirip Corby. Aplikasi yang ditanam pada Genoa tidak ada bedanya dengan pendahulunya itu. Mulai dari beragam situs komunitas: Facebook, MySpace, Friendster, Flickr, Photobucket, dan Picasa; media chatting: Palringo, hingga situs pencari: Google terdapat disini.

Sayangnya, tidak adanya widget khusus untuk Facebook yang dapat menjalankan aplikasi ini dalam kondisi minimize. Yang ada hanya widget untuk masuk ke aplikasi tersebut. Padahal tanpa ada widget khusus, kita tidak lagi bisa mengintip update status teman-teman kita secara terus-menerus seperti yang terjadi di Samsung Corby.

Pada situs pencari Google, selain dapat digunakan untk browsing, tersedia juga aplikasi Google Mail. Tidak perlu repot dengan pengaturan khusus untuk menjalankannya. Cukup dengan login seperti di PC, Anda langsung dapat menerima dan mengirim email.

Untuk memberikan layanan internet, Genoa didukung teknologi EDGE kelas 10 dengan kecepatan menerima data 236,8 kbps. Dengan dukungan seperti itu, maka sangat wajar jika membutuhkan waktu cukup lama saat proses loadingnya.

Baterai

Daya tahan baterai tergolong cukup baik untuk pemakaian normal. Tapi, jika dipaksa beroperasi untuk banyak kegiatan yang menguras tenaga, seperti browsing, maka ketahanannya tidak berlangsung lama. Paling hanya kuat untuk sehari. Maklum, kapasitas baterai hanya 960 mAh. Padahal, jika digunakan secara normal dapat bertahan hingga 3 hari. Sedangkan untuk mendengarkan musik secara terus-menerus dapat bertahan hingga 25 jam saja.

Sumber : http://tekno.kompas.com/read/2010/04/30/12011578/Samsung.Genoa..Performa.Si.Kembaran.Corby

Comments