Mbah Maridjan Wafat dalam Posisi Sujud

Mbah Maridjan Wafat dalam Posisi SujudSetelah sempat dikabarkan selamat dari gulungan awan panas Gunung Merapi, kini muncul kabar Mbah Maridjan telah meninggal. Jenazah sang juru kunci Gunung Merapi tersebut ditemukan dalam posisi sedang sujud di kamarnya.

Dilihat dari tayangan eksklusif TV One, mayat Mbah Maridjan dibungkus dengan kantong jenazah warna kuning, dan digotong tim evakuasi.

Lokasi kediaman Mbah Maridjan di Kinahrejo, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman hanya berjarak lima kilometer dari puncak letusan Gunung Merapi. Hal ini sangat mengancam keselamatan Mbah Maridjan.

Awan panas atau disebut ‘wedus gembel’ sudah menyelimuti wilayah itu. Kemarin malam, Mbah Maridjan sempat ditemui tim evakuasi. Ketika diajak meninggalkan rumahnya, ia menolak

Sebagai juru kunci, Mbah Maridjan tak pernah mau meninggalkan Gunung Merapi. Lelaki renta berusia 83 tahun ini pernah mengatakan, “Kalau saya ikut ngungsi akan ditertawakan anak ayam.” (inilah.com)

Comments