Karya Anak Bangsa Yang Mendunia: Ada Pinot di Serial Stranger Things

Karya Anak Bangsa Yang Mendunia, Ada Pinot di Serial Stranger SeriesAda Pinot di Serial Stranger Series Season kedua di Netflix

Sudah nonton episode pertama musim kedua dari serial televisi populer Netflix, ‘Stranger Things’? Serial fiksi yang sedang digemari di seluruh dunia ini ternyata turut melibatkan nama seorang Indonesia dalam penggarapannya, yaitu seorang ilustrator dan animator yang biasa dikenal dengan nama Pinot.

Gaya Retro Pinot Yang Muncul Sebagai Ilustrator Handal

Pinot adalah nama kondang dari seorang ilustrator dan animator asli Indonesia, Wahyu Ichwandardi. Dengan kemampuannya menggambar animasi, ditambah passion menggebu maka pria ini mampu menjadikan mimpi ada Pinot di Serial Stranger Series  menjadi nyata. Konsep gambar yang dibuatnya adalah retro dengan gabungan musik yang dinaungi oleh Daniel Rosenfeld sebagai salah satu penggemar dari Stranger Series. Jadi, Pinot bertanggung jawab untuk mengatur visual pembuka TV series yang amat  populer di Netflix yaitu ‘Stranger Things’.

Acara Tambahan Bertema ‘Beyond Stranger Things’

Karya Pinot yang sangat layak diapresiasi ini akan muncul di salah satu acara tambahan dengan tema ‘Beyond Stranger Things’ yang juga tayang di Netflix. Setelah mengeksekusi karyanya, ilustrator handal ini membuat kabar berita yang mencengangkan dengan ada Pinot di Serial Stranger Series. Padahal, sebenarnya Pinot hanya melakukan usaha yang sifatnya mencoba-coba di sosial media Twitter. Sekitar bulan Juli kemarin, ia membuat kembali cuplikan yang bersifat mempromosikan season kedua ‘Stranger Things’ secara unik, yakni berkonsep retro. Yang lebih menarik lagi, alat yang dimanfaatkan oleh pria ini adalah komputer jadul dengan jenis Apple IIc serta program ilustrator bitmap Dazzle Draw.

Penyesuaian Ilustrasi Yang Representatif Tahun 1984

Imajinasi dan bakat yang dimiliki Pinot dituangkannya dalam karya yang memiliki dasar ilmiah atau fakta. Bayangkan saja, ilustrasi yang menarik tersebut dibuat dengan konsep retro tahun 1984 dimana memang pada saat itu komputer Apple IIc serta program Dazzle Draw dirilis. Jadi, ada keterkaitan dalam bentuk chemistry amat unik dari karya dan konsep yang dibuat Pinot ini. Tidak heran, kematangan konsep inilah yang membuat impian agar ada Pinot di Serial Stranger Series bisa benar-benar terwujud. Dengan demikian, konsep retro yang diusung bukan tanpa alasan, tetapi lebih kepada sinkronisasi ilustrasi dengan kenyataan yang berbasis teknologi.

Karya Yang Diapresiasi Secara Internasional

Sebagai anak bangsa, Pinot merasa sangat tersanjung dan bahagia saat pihak ‘Stranger Things’ tertarik dengan konsep yang dibuatnya. Bahkan, mereka sampai membuat penawaran kerjasama yang nyata melalui akun email. Pinot menjelaskan hal ini pada netizen melalui akun sosial medianya, Twitter. Dengan berita tentang ada Pinot di Serial Stranger Series, maka bisa disimpulkan bahwa karya pemuda Indonesia yang memiliki totalitas dalam mewujudkan mimpi-mimpinya akan bisa diapresiasi secara internasional. Bahkan, banyak peminat serial TV ‘Stranger Things’ dari seluruh dunia akan melihat langsung bagaimana karya Pinot bisa sepadan dengan apresiasi yang diterimanya.

Inspirasi Karya dari Tren Bernostalgia

Siapa sangka, terwujudnya mimpi ada Pinot di Serial Stranger Series tidak luput dari tren di Indonesia saat ini yang banyak mengusung konsep retro dan nostalgia zaman dulu. Ilustrator yang mulai diliput keterlibatannya di acara tambahan serial TV ‘Stranger Things’ season kedua dengan tema ‘Beyond Stranger Things’ melalui media berskala internasional The Hollywood Reporter ini menjelaskan bahwa konsep retro yang banyak digunakan menjadi inspirasi awal karyanya dalam bentuk ilustrasi dan animasi. Banyak anak muda masa kini yang kembali bernostalgia untuk bisa berkarya. Ia pun terpanggil untuk melakukan inovasi serupa. Oleh karena itu, dari sesuatu yang kecil seseorang akan bisa mengembangkan hal besar bahkan spektakuler selama memiliki kegigihan serta rasa pantang menyerah.