Bahasa Gaul Tahun ’80-an Hingga Sekarang

Bahasa Gaul Tahun ’80-an

Lupus, novel karangan Hilman Hariwijaya yang akhirnya diangkat ke layar lebar, jadi acuan anak gaul jaman itu. Film Catatan si Boy juga jadi tontonan wajib yang kudu di tonton. Dari sini, banyak istilah bahasa gaul yang akhirnya jadi beken.

Alamakjan: Ya ampun…

Bigos: Biang gosip.

Bo: Panggilan. Konon asalanya dari kata “cabo”, yang merupakan singkatan dari judul film Catatan si Boy.

Bokim: Pacar.

Borju: Kaya.

Cabut: Bolos sekolah. Bisa juga berarti pergi, misalnya, “Eh, gue cabut dulu yah…”.

Cing: Panggilan. Misalnya, “Gile Cing, keren banget!”.

Coy: Panggilan. Misalnya, “Yoi, Coy!”.

Catatan Si Boy Bahasa Gaul Tahun 80 an Hingga Sekarang

Cuek: Gak peduli. Kata ini mengalami banyak perubahan, mulai dari chu-ex, cu-ex, sampai akhirnya cuek.

Culun: Lugu, gak gaya.

Gokil: “Gila”.

Hajar bleh: Buat memanas-manasi orang. Misalnya, “Kuenya dikit lagi tuh, hajar bleh!”.

Jek: Panggilan. Misalnya, “Memble aje, Jek!”.

JJS: Jalan-jalan sore.

Keki: Kesa, sebal.

Kamseu: Kampungan.

Kongkow: Nongkrong

Kopi darat: Ketemuan sama gebetan. Biasanya dipakai buat orang-orang yang suka kenalan lewat radio amatir (nge-break).

Kuper: Kurang pergaulan.

Macan: Singkatan dari manis dan cantik.

Makdikipe: Pernyataan menyesal. Misalnya, “Makdikipe, gue lupa bawa buku!”.

Makdirabit: Umpatan kekesalan. Misalnya, “Makdirabit, gue ditipu lagi sama dia”.

Mek: Panggilan. Misalnya, “Ke mana aja, Mek!”.

Memble aje: Dipakai kalau lihat teman lagi bengong ata bete.

Merinding disko: Merinding karena membayangkan sesuatu.

Ngeceng: Nongkrong.

Rebek: Repot.

Sa’ik: Asyik. Misalnya, “Gila, musiknya sa’ik berat”.

Somse: Sombong sekali.

Siokap?:Siapa?.

Yo’i: Iya, setuju.

Yongkru: Iya, setuju.

 

Bahasa Gaul Tahun ’90-an

Sampai awal tahun ’90-an, film Catatan si Boy masih mempengaruhi pergaulan. Tapi begitu mendekati pertengahan tahun, gantian teve swasta yang ngetren.

Selain penyiar radio, entertainer yang jadi icon anak gaul di teve jadi panutan. Contohnya: Indra Safera (Alm.) dan Debby Sahertian.

Abis: Banget. Biasa digunakan di akhir kata, misal “Keren abis!”.

Bete: Bad mood. Misal, “Ih… Bikin bete!”

Bolot: Gak nyambung, pendengaran kurang.

CCP: Curi-curi pandang.

CLBK: Cinta lama bersemi kembali.

Cuek beibeh: Gak peduli.

EGP: Emang gue pikirin?

Garing: Gak lucu.

HTS: Hubungan tanpa setatus.

Jaim: Jaga imeg.

Jebe: Join bareng. Misal, “Eh, pulangnya gue jebe lo, yah!”

Jayus: Gak lucu.

Jijay bajay: Jijik banget.

Ke laut aja: Lupain aja deh.Misal, “Cewek matre? Ke laut aje!”.

Lah yauw: Dipakai diakhir kalimat, kayak “Gak lah yauw”.

Lemot: Lemah otak, gak nyambung.

Madol: Bolos sekolah.

Nek: Panggilan. Misal, “Kemarin gue kenalan ma cowok, Nek!”.

Ngemeng-ngemeng: Omong-omong.

Gak kuku: Gak kuat. Misal, “Duh, kacamata hitamnya gak kuku..”

Oke deh kakak: Dipakai sebagai tanda setuju.

Omdo: Omong doang.

Pewe: Posisi wuenak!.

Please deh: Menyatakan gak setuju sama sesuatu. Misal, “Duh, gayanya…Please deh!”.

PMP: Pren makan pren. Sebutan buat teman yang gak setia.

Polem: Poni lempar. Buat orang yang poninya jatuh ke jidat.

Salting: Salah tingkah.

Sekale: Maksudnya “sekali”.

Siaul dan siake: Sialan! (ups!).

Super duper: Paling banget. Misal, “Super duper keren”, maksudnya keren banget.

TP: Tebar pesona.

Yo’i pace: Kalimat persetujuan. Misal, “Yoi pace, to cowok emang cakep banget!”.

 

Bahasa Gaul 2000-an

Inilah era jamannya bahasa gaul. Hampir setiap bulan muncul bahasa gaul baru, sumbernya gak cuma dari para entertainer dan broadcaster aja, tapi juga capster salon, waria, kaum gay. Ada juga beberapa kata yang berasal dari tahun sebelumnya, tapi diubah sedikit cara mengucapkannya.

Ae mate: Ya ampun. Misal, “Tugas gue banyak banget… Ae mateee”.

Ampun DJ: Awalnya sering dipakai saat clubbing, tapi akhirnya dipakai juga di kehidupan sehari-hari untuk mohon ampun akan sesuatu.

Ancur: Dari kata “hancur”. Biasa dipakai untuk menyatakan “kegilaan” seseorang, misal, “Ancur Lo!”.

Bambang: Banget.

Basket: Basah ketek.

Bo: Panggilan.

Cangcing: Canggih, cing!.

Capcay/capcus: Cepetan!.

Capung: Capek.

Cing: Panggilan.

Cupu: Culun punya.

Dag nek: Ucapan selamat tinggal.

Diana: Dia.

Dugem: Dunia gemerlap.

Eh Haaaaiii…: Sapaan

Ember: Benar, setuju, iya.

Endang: Enak.

Getoh: Begitu.

Gilingan: “Gila”

Giltu lho: Begitu.

Ikatan: Ikutan.

Jeung: Panggilan.

Jo: Panggilan.

Jomblo: Gak punya pacar.

Kasian deh lo: Untuk mengejek orang.

Lambreta lamborghini: Lama banget.

Lo tu ye: Kamu tu ya…

Macan tutul: Macet.

Pling dos: Please dong.

Secara: Mengingat.

Siapose?: Siapa tuh?

Sumpe lo?: Penegasan terhadap berita yang disampaikan orang.

So what gitu ho: Terus kenapa?

Sutra lah: Sudah lah.

SWGTL: Singkatan dari So what gitu lho.

Tinta: Gak.

Yuk yak, yuuuuk!: Ajakan.

 

Bahasa Gaul Tahun ’80-an Hingga Sekarang

Catatan Si Boy Bahasa Gaul Tahun 80 an Hingga Sekarang52151