Akibat Gempa Chile, Peru-Argentina Bergeser Sejauh 3 Meter

CONCEPCION – Kedahsyatan gempa Cile 27 Februari silam meninggalkan jejak besar pada Kota Concepcion. Akibat gempa berkekuatan 8,8 skala richter (SR), kota itu bergeser sejauh tiga meter ke arah barat.

Pergeseran letak Kota Concepcion terekam dalam penelitian yang dilakukan tim ilmuwan beberapa universitas Amerika Serikat dan Argentina. Dalam grafis yang mereka buat, seluruh bagian termasuk bangunan dan jalan di ibu kota Provinsi Concepcion bergeser 10 kaki atau sekitar 3 meter. Data ini diperoleh setelah para ilmuwan membandingkan lokasi kota tersebut sebelum dan 10 hari sesudah gempa. Penelitian ini dipimpin Dr Mike Bevis dari Ohio University. Dia sudah mengadakan penelitian di sana sejak 1993 dengan memanfaatkan 25 global positioning system (GPS).

Tim peneliti berharap bisa menambah jumlah GPS menjadi 50 buah agar mereka bisa meneliti lebih dalam tentang perubahanperubahan apa saja yang terjadi pascagempa 27 Februari lalu. ”Gempa Cile sudah pasti masuk dalam gempa terbesar di dunia tapi kami belum selesai mempelajarinya,” jelas Ben Brooks dari Universitas Hawaii yang menjadi salah satu peneliti.

Kota Concepcion merupakan wilayah yang terdekat dengan episentrum gempa 27 Februari lalu. Kota yang kehilangan 700 penduduknya akibat gempa bulan lalu itu hanya berada 95 km timur laut dari pusat gempa yang diperkirakan berada di pertemuan lempengan tektonik Nazca dan Amerika Selatan.

Lempengan tersebut merupakan bagian dari cincin api yang mengelilingi Samudera Pasifik dan salah satu yang paling luas serta aktif di dunia. Lempengan ini terus bergerak dengan kecepatan 80 mm per tahunnya. Dengan aktifnya kedua lempengan tersebut tidak heran kalau gempa besar sering terjadi di sana.Sejak 1973 tercatat ada 13 gempa berkekuatan lebih dari 7 skala Richter yang terjadi di wilayah tersebut. Gempa Cile sendiri berlangsung selama 90 detik pada pukul 03.34 waktu setempat atau pukul 13.34WIB.Dari segi kekuatan,para ahli meyakini gempa tersebut masuk dalam lima gempa terdahsyat sepanjang sejarah.

Selain kota Concepcion, kota-kota lain di Cile bahkan di Amerika Latin – Peru hingga Argentina – ikut bergeser karena gempa Cile. Ibu kota Cile, Santiago,bergeser sejauh 30 cm ke arah barat daya sedangkan ibu kota Argentina, Buenos Aires, yang berada 1.288 km dari episentrum gempa berpindah sejauh 2,5 cm ke arah barat.Kota lain di Argentina yaitu Valparaiso dan Mendoza juga mengalami pergeseran secara signifikan masing-masing sejauh 27,7 cm dan 8,8 cm. Menurut Brooks, banyaknya wilayah yang ikut terkena dampak gempa menjadi ”keuntungan”tersendiri karena akan banyak membantu ilmuwan untuk mengkaji lebih dalam.

”Sekarang kita memiliki peralatan modern untuk meneliti gempa lebih jauh. Karena gempa ini berdampak pada seluruh kontinen, maka kita bisa mendapatkan lebih sampel untuk diteliti. Ini adalah hal yang berharga bagi ilmuwan,” papar Brooks. Selain menggeser letak beberapa kota, ilmuwan dari Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) Dr Richard Gross memperkirakan, gempa bumi Cile sanggup memindahkan poros bumi sekitar 7,5 cm dari sumbunya.

Pergeseran poros bumi ini akan berpengaruh besar pada keseimbangan massa bumi bahkan bisa memperpendek lama hari sekitar seperjuta detik. Sehari setelah gempa,Dr Roger Musson dari British Geological Survey sebenarnya sudah menyadari dampak besar gempa Cile terhadap poros bumi. Dia mengatakan, sejarah Cile selama 170 tahun terakhir menunjukkan bagaimana gempa besar yang kerap melanda Cile berpengaruh pada lokasi kotakota di sana.

Sepanjang sejarah Cile memang sering dilanda gempa besar.Negara berpopulasi 17 juta jiwa tersebut setidaknya pernah mengalami guncangan gempa dahsyat sebanyak lima kali yakni pada 1751, 1922, 1939, 1960,serta 2010. Gempa pada 1922 yang berkekuatan 8,5 skala Richter tercatat menewaskan ratusan orang lebih sedangkan gempa pada 24 Januari 1939 yang mencapai 8,3 skala Richter yang menyebabkan 28.000 orang tewas. Puncak dahsyatnya gempa Cile terjadi pada 1960 saat gempa berkekuatan 9 skala Richter mengguncang negara tersebut.

Gempa yang masih tercatat sebagai yang terbesar dalam sejarah ini menewaskan 1.655 orang dan memaksa dua juta warga Cile kehilangan tempat tinggal. Gempa tersebut juga menyebabkan tsunami yang sangat tinggi dan menerjang sampai Jepang. (Daily Mail/CBS/maesaroh)(Koran SI/Koran SI/rhs)

Sumber : http://international.okezone.com/read/2010/03/11/18/311456/gempa-di-cile-geser-peru-argentina

Hasil Pencarian Populer:

gempa di peru.

Comments