4 Tips Menata Rumah Minimalis Agar Aman untuk Anak

Kehadiran si buah hati tentunya menjadi kebahagiaan tersendiri bagi anda dan keluarga. Bagaimana tidak, buah hati seakan menambah lengkap kebahagiaan pada hidup. Tidak heran, banyak juga yang akhirnya mau berupaya yang terbaik untuk memberikan buah hatinya.

Mulai dari makanan yang terbaik, pendidikan terbaik, hingga lingkungan yang baik. Berbicara lingkungan, tentunya bukan hanya lingkungan luar rumah saja. Lingkungan dalam rumah juga penting untuk diperhatikan.

Apalagi, di usia tertentu, anak-anak kerap mencoba hal-hal baru yang tentunya harus didukung dengan lingkungan yang aman dan juga nyaman baginya. Sehingga kita harus sadar dan bisa menjauhkan yang berbahaya bagi mereka.

4 Tips Menata Rumah Minimalis Agar Aman untuk AnakBerikut adalah beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menciptakan suasana rumah dijual di depok dengan nuansa minimalis aman untuk anak.

Pasang Kunci

Cobalah untuk menggunakan lemari yang memiliki kunci untuk menyimpan berbagai perlengkapan rumah. Biasanya, lemari kecil hadir tanpa kunci. Anda bisa mengakalinya dengan menambahkan kunci di lemari tersebut. Banyak sekali jenis kunci yang bisa digunakan untuk lemari. Hal ini agar nantinya anak tidak sembarangan mengobrak-abrik perabotan rumah. Apalagi barang pecah belah.

Kunci Laci

Anak usia 1 hingga 2 tahun sudah mulai bisa berjalan. Biasanya mereka akan menggunakan apapun untuk berpegangan dan berdiri. Laci yang terbuka, akan menjadi alat yang mereka senangi untuk memulai berjalan atau berdiri. Laci yang terbuka, dapat mereka gunakan, namun bahaya juga dapat terjadi. Anak bisa naik ke laci tersebut kemudian jatuh. Atau, bisa juga tangan mereka terjepit laci yang terbuka. Untuk menghindari hal ini, kuncilah seluruh laci.

Jauhi Jangkauan Barang Pecah Belah

Jauhi segala barang pecah belah dari jangkauan anak-anak. Karena, jika mereka bisa mencapai barang pecah belah, barang tersebut bisa jatuh dari tangannya dan pecah. Pecahan ini bisa berbahaya bagi anak.

Tutup Stop Kontak

Stop kontak yang berada di bagian bawah dinding dapat dijangkau oleh anak-anak. Sebaiknya stop kontak ini ditutup sehingga tidak membahayakan bagi sang anak ketika ia bermain di dekatnya. Ada banyak jenis penutup stop kontak yang dijual di pasaran. Ini bisa digunakan untuk menghindari kecelakaan.